Cek punya Kamu ! Sertifikat Tanah Ganda, Mana yang Berlaku ?

Image
               Sertifikat Tanah Ganda sudah menjadi Rahasia Umum yang terjadi di masyarakat, munculnya kepentingan kepemilikan atas tanah baik antar perorangan maupun non perorangan kerap kali terjadi, dan yang menjadi korban adalah rakyat, merebaknya mafia tanah yang melibatkan tidak hanya dari perorangan namun juga dari instansi pemerintah sendiri, menjadi perhatian penting bagi masyarakat agar sadar dan mawas diri terhadap tanah yang di milikinya.      Sertifikat Tanah Ganda sering terjadi manakala masing-masing pihak mengakui atas kepemilikan tanah yang di maksud, dan sama-sama memiliki hak kepemilikan atas tanah, ini menjadi perdebatan dan sering masuk sampai persidangan hingga mahkamah agung, pertanyaan yang muncul bagaimana mungkin Badan Pertanahan bisa mengeluarkan Sertifikat Ganda, apa yang terjadi di balik ini ?, Saya pikir masyarakat sudah bisa menduga atas kejadian tersebut, namun disini saya ingin menjabarka...

Ide Hebat Soeharto menjemput Investor



    Capaian Vietnam yang mampu menyalip Indonesia dalam urusan menarik investasi dari relokasi pabrik-pabrik China menjadi perhatian serius pemerintahan Presiden Jokowi. Kalangan pengusaha menilai ada penurunan sikap pemerintah dalam memperlakukan calon investor.

    Ketua Komite Bidang Kerjasama Kamboja ,Laos, Myanmar, dan Vietnam, Kadin Indonesia Juan Gondokusumo punya cerita soal merasakan menyelami dunia bisnis pada masa orde baru. Pada Periode Orde baru memang lahir UU tentang penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal Asing pada kurun waktu 1967-1968.

    Ia bercerita, Pengusaha Orde baru kala itu, Soeharto cukup agresif menjemput bola untuk menarik investasi. Pada Masa awal Orde baru memang soeharto fokus pada stabilisasi ekonomi. Pada akhir 1960-an hingga awal 970-an, Investor Jepang termasuk otomotif ditarik besar-besaran.

    "Zamannya Pak Harto begitu minatnya meng-encourage investor asing untuk memanggil mengundang perusahaan jepang begitu besar. Pak Harto mengirim orang kepercayaannya, bukan nunggu saja tapi menjemput bola, semuanya datang kesini dengan begitu besarnya," kata Juan, dikutip Selasa (10/9).


    Juan punya pengalaman saat masa mentri urusan investasi (kini BKPM) dipegang oleh Suhartoyo. Ia belajar bahwa pemerintah harus mendengar masukan Investor dan melayani. Ini yang juga diterapkan oleh Vietnam, dengan memberikan layanan memajukan calon investor.



    "Ada orang yang datang kerumahnya (Suhartoyo) terkait BPKM, ternyata begitu BPKM mengeluarkan izin langsung bankable, ternyata yang mengajukan proposal ke BPKM harus bankable. Jadi dia mendengarkan keluhan pengusaha," katanya.

Sekian...

Terimakasih....

Comments

Popular posts from this blog

syarat membuat NA pernikahan bagi yang ingin menikah di luar kampung halaman

Praktek langsung secara online daftar Broken Sekuritas Saham

Prosedur pembuatan Surat Keterangan Domisili Buat yang merantau dan ingin daftar Kerja