Cek punya Kamu ! Sertifikat Tanah Ganda, Mana yang Berlaku ?

Image
               Sertifikat Tanah Ganda sudah menjadi Rahasia Umum yang terjadi di masyarakat, munculnya kepentingan kepemilikan atas tanah baik antar perorangan maupun non perorangan kerap kali terjadi, dan yang menjadi korban adalah rakyat, merebaknya mafia tanah yang melibatkan tidak hanya dari perorangan namun juga dari instansi pemerintah sendiri, menjadi perhatian penting bagi masyarakat agar sadar dan mawas diri terhadap tanah yang di milikinya.      Sertifikat Tanah Ganda sering terjadi manakala masing-masing pihak mengakui atas kepemilikan tanah yang di maksud, dan sama-sama memiliki hak kepemilikan atas tanah, ini menjadi perdebatan dan sering masuk sampai persidangan hingga mahkamah agung, pertanyaan yang muncul bagaimana mungkin Badan Pertanahan bisa mengeluarkan Sertifikat Ganda, apa yang terjadi di balik ini ?, Saya pikir masyarakat sudah bisa menduga atas kejadian tersebut, namun disini saya ingin menjabarka...

12 Adagium Hukum yang Wajib di ketahui Praktisi Hukum


        Adagium dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah Pepatah, Peribahasa. Sebuah Ungkapan Latin menyatakan "Ubi Societas ibi justicia" yang artinya dimana ada masyarakat di situ ada hukum (Keadilan). dari apa yang di maksud dengan Adagium dapat di simpulkan, bahwa Adagium adalah sebuah pesan singkat yang memiliki makna yang luas untuk di pahami, bukan berbentuk multi tafsir, tapi sebagai ungkapan dasar suatu hal yang dapat di jadikan fundamental dalam berargumen.


        Bagi Seorang Praktisi hukum tentu sangat penting untuk mengetahui tentang adagium-adagium ini yang berkaitan dengan profesinya. Bahwa Kemampuan seorang praktisi hukum untuk berargumen bukan lah di lihat dari tingginya pendidikan yang di miliki, namun kemampuan ia untuk memahami asas-asas dan adagium dimana hal tersebut menjadi dasar mereka dalam berargumen dan menjawab semua pertanyaan-pertanyaan atau kontra logika.

    Dengan memahami Adagium tersebut di harapkan para praktisi dapat menjadi guidance dalam menegakkan hukum, serta memberi edukasi pada masyarakat, Saya merangkum 12 Adagium yang menurut saya penting untuk di pahami, sebenarnya masih banyak Adagium lain, namun 12 adagium ini berkaitan dengan profesi sebagai praktisi hukum. Adagium itu adalah : 

1Van rechtswege nieting; null and void - Suatu proses peradilan yang di lakukan tidak menurut                                                                              hukum adalah batal demi hukum

2. Presumpito iures de iure - semua orang di anggap tahu hukum. Dikenal juga sebagai asas fiksi                                                        hukum

3. Presumptio iustae cusa - suatu keputusan pemerintah di anggap absah sampai ada putusan hakim                                                  berkekuatan hukum mengikat yang menyatakan sebaliknya

4. Salus populi suprema lex - kemakmuran dan kesejahteraan rakyat adalah hukum yang tertinggi                                                         dalam suatu negara

5. Juris quidem ignorantium cuique nocere, facti verum ignorantiam non nocere - pengabaian                                                         terhadap hukum akan merugikan semua orang, tetapi pengabaian terhadap                                                 fakta tidak

6. Lex neminem cigit ad impossibilia - hukum tidak memaksakan seseorang untuk melakukan sesuatu                                                                 yang tidak mungkin

7. Interpretatio cessat in claris, interpretation est perversio - jika teks atau redaksi UU telah jelas,                                                     maka tidak di perkenankan lagi menafsirkannya, sebab penafsiran terhadap                                              kata-kata yang jelas berarti penghancuran

8. Ius curia novit - seorang hakim di anggap tahu akan hukumnya


Baca juga : Ketahui ! Asas Pokok dalam Pengadilan HAM


9. Ignorantia excusatur non juris sed facti - ketidaktahuan akan fakta-fakta dapat di maafkan, tapi                                                                                 tidak demikian hanya ketidaktahuan akan hukum

10. Ignorantia juris non excusat - ketidaktahuan akan hukum tidak di maafkan

11. Clausula rebus sic stantibus - perjanjian antarnegara masih tetap berlaku, apabila situasi dan                                                                    kondisinya tetap sama

12. Cogitationis poenam nemo patitur - tidak ada seorang pun dapat di hukum atas apa yang dipikirkan                                                                   nya


        Saudara bisa mencari adagium lain untuk memperluas cakrawala pengetahuannya, dari 12 adagium yang saya rangkum di atas, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya para praktisi hukum.

Demikian atas perhatiannya, silahkan berkomentar dengan baik


Sekian dan Terimakasih....

Comments

Popular posts from this blog

syarat membuat NA pernikahan bagi yang ingin menikah di luar kampung halaman

Praktek langsung secara online daftar Broken Sekuritas Saham

Prosedur pembuatan Surat Keterangan Domisili Buat yang merantau dan ingin daftar Kerja